Options:

Roh Mati di Depan Pintu

By: Achoey el Haris
.
Pagi
Lalu lalang menjadi
Melukis kesemrawutan
Mengabadikan kemacetan
.
Pagi
Banyak wajah tak cerah
Ada gundah ragam gelisah
Ada senyum tak bergairah
.
Pagi
Banyak jiwa yang memulai langkah tanpa basmalah
Banyak jiwa yang mendawamkan muqadimah dengan keluh kesah
Pergi gontai seakan tak paham arah
.
Lalu
Di depan banyak gerbang kantor roh memudar
Di depan banyak gerbang pabrik roh menguap
Di depan banyak gerbang sekolah roh melunglai
Di depan banyak pintu masuk roh mati
.
Celoteh kecil bertanya kenapa
Karena mereka tak mensyukuri
Karena mereka tak menyadari
Bahwa apa yang dia lakukan hendaknya untuk Tuhan
Maka bahagialah menjalaninya
.
Cibinong, 22 November 2010




Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

1 Komentar so far »

  1. by durahman, on 11.22.10 @ 09:46

     

    puisi pagi yang sangat tepat..

Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan komentar

Nama: (Required)

eMail: (Required)

Situs Web:

Komentar: